Asesmen Lapangan merupakan momentum strategis bagi STKIP Usman Safri Kutacane untuk memperoleh pengakuan atas kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi sekaligus memperkuat komitmen terhadap budaya mutu. Masukan dan rekomendasi dari Tim Asesor menjadi dasar penyempurnaan tata kelola, penguatan implementasi SPMI, dan peningkatan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi secara berkelanjutan. Tanggal 4-5 Agustus 2026 menjadi catatan momentum akademik bagi Prodi Pendidikan Bahasa Ingris STKIP USMAN SAFRI Kutacane. Bertempat di kampus STKIP US Kutacane serangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, tertib dan aman. Visitasi dilakukan oleh Prof. Dr. Alek, S.S., M.Pd dari UIN Syarif Hidayatullah Banten dan Dr. M. Nur Arifin, M.Pd dari UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten. Kedua Asesor terbut adalah Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri (LAMDIK). Pelaksanaan Asesmen Lapangan berlangsung secara sistematis melalui tahapan sebagai berikut:
1. Pembukaan, meliputi sambutan Ketua STKIP Usman Safri Kutacane dan perkenalan Tim Asesor.
2. Presentasi Pimpinan, yang memaparkan profil institusi, visi, misi, tata kelola, implementasi SPMI, capaian IKU dan IKT, serta strategi pengembangan institusi.
3. Klarifikasi Dokumen, berupa penelusuran dan verifikasi dokumen akreditasi, termasuk kebijakan mutu, standar mutu, manual mutu, laporan AMI, RTM, RTL, laporan monitoring dan evaluasi, serta dokumen pendukung lainnya.
4. Wawancara, yang dilakukan dengan pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, dan mitra untuk memperoleh konfirmasi terhadap implementasi penyelenggaraan tridharma.
5. Observasi Lapangan, meliputi peninjauan ruang kuliah, laboratorium, perpustakaan, ruang dosen, fasilitas teknologi informasi, sarana pembelajaran, dan fasilitas penunjang lainnya.
6. Penyampaian Umpan Balik, yaitu penyampaian hasil observasi, temuan, praktik baik, serta rekomendasi peningkatan mutu oleh Tim Asesor.
7. Penutupan, berupa penyampaian apresiasi kepada seluruh sivitas akademika dan penandatanganan berita acara pelaksanaan Asesmen Lapangan.